Postingan

Indonesia, Kritik, dan Penolakan

Aku malu jika berikan kritikan dan penolakan pada negara tanpa memberi kontribusi apapun.” – Syofni Ikhlas Kharisma, Mentri Luar Negri Indonesia, 2045.            Kritik jika ditambahkan imbuhan me- akan menjadi kata kerja. Begitu pula menolak akan melahirkan penolakan. Kritik dan penolakan sebenarnya tidak sejalan tapi mereka sering dijalankan searah. Orang-orang yang mengkritik belum tentu menolak. Karna kritik sejadinya bertujuan positif untuk membangun bukan menolak. Tapi, mereka yang menolak pasti akan mengkritik, sebab mereka menganggap diri mereka benar dan lebih agung. Membatin tidak setujupun itu kritik.
            Perihal mengkritik dan menolak tidaklah salah. Semua orang punya hak bicara dalam konstitusi negri ini. Tapi, negara ini tidak menyama ratakan hak berpendapat agar masyarakat bisa mengeluarkan kalimat yang tak senonoh. Menyakitkan boleh, asal tidak mengeluarkan nama binatang, karna bintang tidak ikut andil dalam pemerintahan. Berbisapun dianjurkan agar…

DSone Plymouth : Awal Kelas Tiga SMA, Nasehat?

Gambar
Diawal kelas tiga, aku masih ingat, setiap guru yang masuk kelas mayoritas dominan mengatakan tentang prospek kita sebagai kelas tiga kedepannya. Mulai dari perubahan cara belajar yang seharusnya lebih baik dari kelas sebelas, persiapan ujian nasional, dan juga tentang perguruan tinggi.         Dulu, sebagai anak yang baru mencium dan menduduki bangku kelas tiga, aku dan beberapa teman merasa guru-guru itu berlebihan mengatakan hal itu diawal. Tapi,  setelah difikir-fikir mereka bertujuan baik,  memberi aba-aba dengan cepat pada kami. Mereka ingin kami sadar bahwa naik ke kelas tiga bukan lagi mengejar nilai rafor yang tinggi atau perjuangan untuk bisa naik ke kelas selanjutnya. Karna ini kelas terakhir di SMA untuk mereka yang ingin menamatkan SMA selama tiga tahun. Guru-guru yang mulai berumur itu ingin kami tahu bahwa ada banyak lorong yang mesti kami lewati kedepannya. Mulai dari ulangan harian,  ujian semester,  ujian praktek, mengulang pelajaran kelas sepuluh dan sebelas…

Ikrar untuk Indonesia

"Jika kalian ingin menjadi Pemimpin besar, menulislah seperti wartawan dan bicaralah seperti orator." - Hadji Oemar Said Tjokroaminoto
          Sejak sekolah menengah, saya tertarik dengan dunia perpolitikan. Kalau tidak salah saat itu sedang hangat-hangatnya pemilihan presiden ketujuh,yang akhirnya dimenangkan oleh Bapak Jokowidodo.Selain itu, dorongan menyukai politik juga tumbuh dari sosok Bisma Karisma dengan tweet-tweetnya yang berbau kebangsaan. Tweet tersebut selalu membuat saya merinding dan kadang ingin meneteskan air mata. Kalau di Goblin, itu bisa diibaratkan seperti Lee Dong Wook yang nangis saat ngeliat lukisan Yoo In-Na dimasa lalu, haha.
         Ketertarikan dibidang politik membuat saya punya rasa yang berbeda pada Indonesia yang tidak bisa dijelaskan dengan lisan maupun tulisan. Memiliki teman yang se-idiologi tentang Indonesia dan politik membuat saya semakin mencintai bidang ini dan terus menggali tentang semua itu. Politik itu semakin mendarah daging sa…

Dibilang "Sudah Pandai"

Gambar
Sebenarnya ini cerita bukan cerita. Karna ini nyata dan benar-benar dapat dirasakan secara konkrit, bisa dibilang ini bukan fiksi atau opini. Benar-benar sebuah kisah, di ujung area SMA N 1 Batusangkar, tepatnya di kelas depan musholla yang diapit oleh perpustakaan dan kelas sebelah. Yup! Kelas yang penuh dengan kontroversi karna sangat ribut dan sering terjadi misteri tentang kaca pecah.

Aku? Siswa yang duduk dibangku belakang disamping Ikhlas, orang yang punya ideologi dan pandangan yang hampir sama denganku tentang kehidupan. Satu semester kami duduk bersama. Melewati kejamnya pendidikan yang menyenangkan dan pertemanan yang omong kosong. Orang-orang akan menolak jika disuruh duduk dibelakang saat belajar, namun sangat ingin duduk disana saat ulangan harian. Tapi, kami tak pernah ingin pindah dari tempat itu. Tempat bertukar fikiran saat suntuk dan bosan. Tempat berdebat dan menyalahkan satu sama lain. Sebenarnya, kami tak hanya duduk berdua. Ada Vani dan Voni disamping kami. Tapi,…

PPT Bahasa Inggris

Nah,kali ini saya mau post ppt tentang dua materi dalam pelajaran Bahasa Inggris. Yaitu Announcement dan Narrative Text. Semoga membantu teman-teman semua. PPT ini saya kerjakan bersama teman kelompok sebagai tugas dari guru bidang studi^^

Link download ppt -> Announcement
Link download ppt -> Narrative Text

Semoga bermanfaat ya^^
Jngan lupa sering-sering mampir,insyaallah kapan-kapan share ppt lain^^

TEMAN.

Teman. Akupun tak mengerti. Ada banyak definisi tentang teman yang aku dengar. Semua berbeda namun satu makna. Mereka bilang teman ialah orang yang ada disampingmu dan melakukan interaksi secara berkelanjutan. Mereka juga bilang bahwa teman bukanlah sahabat. DUA kata itu berbeda. Lantas,aku harus menyebut mereka siapa? Bukankah teman dan sahabat tak berbeda. Mereka aku kenal,bertemu,bercanda dan melakukan hal-hal bersama.
          Aku bingung jika orang-orang memiliki perbedaan antara teman dan sahabat. Bukankah akan ada yang merasa tereliminasi jika didalam teman ada sahabat? Aku tak tau apa yang ku bilang saat ini,tapi aku ingin sekali menulisnya.
          Jujur aku tak menyukai hal-hal seperti pembedaan teman. Banyak yang kulihat mereka hanya ingin bersama dengan orang terdekat yang mereka bilang sahabat. Hal itu membuatku sedikit bingung,mereka tak berinteraksi dengan orang lain kecuali sahabat-sahabat mereka. Aku sering bertanya dan mendengar hal-hal dari mereka yang …

Mimpi,Ini.